Jumat, 08 November 2019

Perjalanan bersama rombongan ke Padang

             Ini adalah salah satu cerita perjalanku bersama teman teman jurusan SPI angkatan tahun 2010 di UIN STS JAMBI. saat itu kami melakukan perjalanan ke Padang Sumatra Barat. banyak sekali tempat menarik yang kami kunjungi seperti puncak lawang, pantai air manis, istana pagaruyung, jam gadang dan banyak tempat tempat menarik lainya yang kami kunjungi. 
             Ini adalah dokumentasi yang diambil bersama teman temanku disana









Sabtu, 02 November 2019

pergi memancing di desa mekarsari

Memancing adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan dan bisa menjadi hobi favorit banyak orang. kali ini perjalanan saya memancing di sebuah desa di Pulo Mentaro , kecamatan kumpeh Muaro Jambi


















Perjalanan ke jakarta


Jakarta adalah tempat yang paling padat di Indonesia. Situasi yang macet, orang berdatangan dari seluruh wilayah Indonesia berkumpul dan mengadu nasib di sana. ada yang mengatakan Jakarta lebih kejam dari ibu tiri. hiks..
Setelah beberapa bulan setelah saya wisuda saya berlibur ke Jakarta. Di mulai dengan obrolan bareng teman yang mengatakan ingin pergi ke Jakarta. Aku memutuskan untuk ikut bersama. Salah satu tujuanku untuk mencari pengalaman dan pengen tahu gimana situasi Jakarta.
Pagi hari setelah pamit dengan keluarga, saya di antar oleh ayah saya menuju bandara. Dan tiket sudah di pesan jauh jauh hari. Sampai di bandara aku sedikit gugup karena belum pernah naik pesawat terbang. Saatnya tiba waktu menunjukan jam penerbangan sudah dekat, aku menuju ruang tunggu dan mempersiapkan hal yang belum ku persiapkan, dan akhirnya tiba waktunya berangkat. Bagaimana nantinya aku di Jakarta itu pikirku. sementara aku berangkat sendirian, ini pengalaman pertamaku karena aku belum pernah benar benar tau suasana Jakarta.
Di pesawat aku duduk di samping seorang cines di sebelah kiriku dia berada di samping jendela. Ternyata di tidur, sementara mulutnya menganga. Aku di sampingnya kebauk'an karena mulutnya menganga tersebut. Itu salah satu pengalamanku, sejam kemudian kulihat banyak bangunan tinggi dari atas pesawat, kapal kapal yang banyak sekali, oh ini lah Jakarta, kota yang sangat ramai, Sebuah pengalaman yang baru bagiku.
Setelah turun di bandara Sukarno Hatta aku sudah di tunggu temanku, di depan bandara kami mencari mobil yang membawa kami ke terminal lebak bulus. Barulah kami berangkat menaiki mobil bandara tersebut. dan sekitar dua jam perjalanan saya dan teman sudah sampai di tempat kontrakan kami yaitu di belakang Universitas Pamulang di daerah Tanggerang Selatan. dan sampai disana kami disambut dengan hujan yang sangat deras.
Saya tinggal di Jakarta selama dua bulan. banyak sekali hal yang terjadi saat saya disana, saya sempat berkeliling mencari kerja dengan teman saya. mengunjungi beberapa daerah di Jakarta seperti Masjid Kubah Emas, perpustakaan nasional, Masjid Istiqlal, Monas, pasar  Tanah Abang. dll banyak kejadian lain seperti, teman saya tertipu karena mencari cari kerja. dan akhirnya setelah sebulan mencari kami menemukan sebuah pekerjaan yaitu berjualan pisang coklat. akhirnya saya bekerja berjualan pisang coklat disana dan memulai pengalaman saya di sana. kami tetap tinggal di kontrakan walaupun sudah disediakan mess bagi orang yang mau berjualan pisang coklat. waktu sebulan pun berlalu,   Akhirnya sebelum ramadhan aku pulang ke rumah lagi.
kesanku selama di Jakarta aku berada di tempat yang padat sekali, gedung gedung tinggi pencakar langit berbeda sekali dengan di kampungku. di Jakarta juga bahasanya berbeda dengan di kampungku, kemacetan dimana mana sampai tiga jam di dalam mobil karena saking macetnya. hal lain lagi di jakarta biasanya kami makan di warteg. orang disini kebanyakan makan di warteg. itulah pengalamanku selama di Jakarta. dan ini foto fotoku selama disana.

foto dari masjid Istiqlal

foto di sebuah krl perjalananku menuju UI


suasana di busway




ini foto foto yang di ambil di senayan jakarta pusat  tepat di minggu pagi sangat ramai sekali disini






terakhir adalah pasar tanah abang tempat grosir yang sangat ramai. banyak orang datang dari berbagai daerah di Indonesia membeli barang disini

Perjalanan ke Jangkat Merangin bagian ke 2


Perjalanan selanjutnya kali ini yang saya lakukan adalah perjalanan menuju Jangkat Merangin Jambi. Ini adalah perjalanan kali ke dua menuju Jangkat Merangin tapi tempat yang di tuju berbeda. Dengan mengendarai roda empat dan sebuah rencana dadakan, saya berangkat beserta tiga teman saya menuju Jangkat, Merangin  sekitar 8 jam dari kota Jambi.




Sampai disana kami menginap di sebuah tempat, yaitu rumah seorang teman kami. suasananya sangat dingin karena di sana memang sebuah daratan tinggi. setiba di sana sudah sore hari kami sempat menuju air terjun yang ada di dekat situ, setelah itu baru kami langsung menuju rumah teman kami. Setiba disana banyak sekali jalan mendaki dan menurun kayak ninja hatori hehe.. Di sana rumah rumah penduduk kebanyakan berbentuk panggung, disekitarnya banyak di tumbuhi tanaman tanaman unik yang memang hanya di tumbuhi di daerah dataran tinggi, selain itu masyarakat di sini sangat ramah. Jangkat tersebut sebelumnya banyak belum dikenal karena memang wilayahnya sangat jauh dari pusat kota dan jarang sekali informasi mengenai daerah tersebut, dari segi bahasa juga berbeda saya belum menemukan jenis bahasa yang digunakan, kosakatanya sangat berbeda dengan bahasa Jambi pada umumnya.

        Di hari selanjutnya kami memutuskan untuk mendaki. untuk bisa sampai di telaga biru yang menurut orang asli Jangkat adalah tempat yang indah. Telaga yang berukuran kecil tapi airnya berwarna hijau kebiruan. karena makin penasaran akhirnya siang hari kami berangkat bersama rombongan. Jalan tidak bisa dilalui mobil jadi kami bersama dengan teman memakai sepeda motor. Sekitar setengah jam sampai di tempat kami mulai mendaki motor kami letakan di sekitar perkebunan kopi. kami langsung berjalan kaki sekitar satu atau dua jam akhirnya kami tiba di telago biru atau danau kaco. tempatnya sangat indah, sesampai disana hilang semua rasa lelah kami mendaki terbayar karena keindahan danau tersebut. banyak juga pengunjung yang datang saat itu. setelah kami berfoto kami mencoba ke air terjun bertingkat yang ada di dekat situ. sekitar 100 m dari danau kaco tapi jalan yang di lewati sangat terjal. harus hati hati terlebih jika jalannya licin. akhirnya saya bersama teman tiba di tempat tujuan, dan setelah cukup lama kami di situ akhirnya kami pulang kembali..