Selasa, 15 Oktober 2019

Kisah di mahad al jamiah jambi

          Berikut ini adalah perjalanan saya selama saya di Mahad al jamiah Telanaipura jambi. Waktu itu saya masuk di asrama mahad ali pada tahun 2010 bersamaan dengan di terimanya saya sebagai mahasiswa baru dengan program beasiswa bidikmisi. 
      Waktu pertama saya di mahad saya sudah tidak kaget dengan suasana asrama karena saya sudah pernah tinggal di pondok pesantren waktu SMA. Bersama dengan teman teman saya menghabiskan waktu dengan belajar, menghafal juz 30, mempeajari bahasa arab dan inggris dan tinggal dalam suasana religius. Nilai positif yang bisa saya ambil saya menambah bekal imu saya setelah saya mendapat ilmu di pondok waktu sma di mahad saya juga bisa menambah hafalan, menambah imu nahwu, sorof dan belajar bahasa arab dan inggris. Selain itu suasana pesantren juga biasanya selalu ramai dan memiliki banyak teman dari berbagai daerah, membuat kita bisa beradaptasi dengan bermacam macam karakter dan mudah menerima perbedaan.
      Berjalanya waktu tidak terasa selama dua tahun. Saya hanya tinggal selama dua tahun karena waktu itu saya sudah tidak bisa lagi tinggal di mahad. Saya bersama teman teman banyak melakukan kegiatan positif disini diantaranya belajar malam, belajar sore pendalaman keagamaan, mengaji, membaca maulid burdah jumat sore, dan banyak kegiatan lainya.
        Berikut adalah foto saya selama di mahad



    




   \

Penelitian Senandung Jolo


       Ini adalah salah satu perjalanan yang luar biasa karena waktu itu saya penelitian skripsi saya yang berada di kelurahan Tanjung muaro jambi. Jarak dari rumah saya kasang pudak mencapai dua jam untuk sampai di desa tanjung dengan mengendarai roda dua. kelurahan Tanjung berada cukup jauh dari kota jambi dengan melewati banyak desa untuk sampai di desa tanjung. Saya kok nekat ya padahall jauh banget gapapa demi skripsi. Gsss..
        Untuk melengkapi skripsi saya saya bolak balik ke desa tanjung, sambil menyusuri anak sungai batanghari yang indah saya tiba di sana. Saya di antar kepala desa sampai di rumah pak zuhdi. Dan akhirnya saya melakukan wawancara mengenai kesenian senandung jolo ini.
        Kelurahan tanjung adalah sebuah tempat yang masih asri, udaranya sejuk kondisi masyarakatnya banyak berprofesi sebagai nelayan sebagian besar petani. Di sampingnya ada anak sungai batanghari yang sangat bersih dan jernih masih di gunakan sebagian besar mmasyarakat sebagai  jalur transpportasi maupun profesi masyarakat sebagai nelayan.
        Berikut adalah dokumentasi foto keindahan desa tanjung kumpeh ini
Masjid jami al islamiah di kelurahan tanjung






       Keindahan anak sungai batang hari di kelurahan tanjung. Sangat asri kondisi sungai juga masih sangat  bersih berbeda dengan sungai batang hari di kota Jambi yang airnya keruh di sini masih sangat bersih dan masyarakat disini masih banyak memanfaatkan sungai sebagai profesi nelayan .


Perjalanan wisata ke pulau berhala

       Berikut ini adalah perjalanan saya  ke pulau berhala bersama teman teman. Sebuah pulau yang indah yang ada di provinsi jambi.

       Untuk menuju ke pulau berhala kami menyewa paket travel dimuai perjalanan dari kota jambi menutu tanjung jabung timur, memerlukan waktu sekitar 3 jam menggunakan roda 4, setelah sampai kami menunggu jadwal keberangkatan kapal yang biasanya dimulai jam 5 sore. Kami sempat membeli  barang barang dan menunggu lama untuk menaiki boat yang kami tumpangi.
Jam lima sore tiba keberangkatan kami, sudah banyak orang yang mengantri, boat pun terisi penuh karena waktu itu bersamaan dengan liburan lebaran. Jadi banyak orang yang ingin berlibur ke pulau berhala. Perjalanan di mulai sekitar sejam di boat, melewati anak sungai terus menuju ke laut selat malaka. Sambil menikmati suasana indah di atas boat menunggu matahari terbenam, tanpa terasa kami sudah tiba dekat pulau berhala dari kejauhan mulai nampak pulau kecil yang ada di tengah lautan luas itu.

       Kami tiba di pulau berhala tepat waktu maghrib. Sampai di sana sudah gelap. Dan kami langsung di antar menuju tempat kami menginap sempat terjadi hal yang tidak di inginkan saat kami di penginapan karena ternyata tempat kami sudah di sewa dengan orang lain. Akhirnya kami mendapat tempat khusus rombongan kami, setelah itu kami siap makan malam, duasana pulau yang asik kami santai sejanak di sana saat maam itu kami mencoba ke pinggir pantai dan tiduran sampai malam baru kami pulang ke penginapan kembali.
   Saat pagi hari kami terbangun dan melihat suasana pulau sungguh luar biasa, karena pemandanganya sangat indah banyak bebatuan dan suasana pantai yang indah sekali memanjakan mata, ini pengalam luar biasaku bisa ke pulau yang sangat indah ini.






   
       Banyak sekali bebatuan besar di sini tempat yang bagus untuk foto foto. Dan bagi orang yang banyak menghabiskan waktu di kantor atau diselal sela penatnya ngerjain skripsi cocok banget tempat ini, saat tiba di sini hilang beban dan kepenatan..

     Ini makam datuk paduka berhala, yang merupakan tokoh penting penyebar islam di jambi. Makamnya terletahk di puau tersebut tidak terlalu banyak menaiki anak tangga kita tiba di makam ini.         

Perjalanan wisata ke palembang, rihlah bersama majelis abah naim



Ini adalah sebuah perjalanan yang saya lakukan bersama teman teman bersamaan dengan liburan lebaran yaitu rihlah menuju palembang.
Dimulai saat itu pengajian yang kami lakukan berdiskusi ingin mengadakan perjalanan sekaligus menambah wawasan dan keimanan kami. Kami ingin melanjutkan perjalanan kemana, muncuah ide beberapa teman teman ada yang mengusulkan mengunjungi wisata lokal saja, ada yang mengusulkan ke luar kota. Beberapa minggu sebelumnya kami mendiskusikannya, mulanya ingin ke tebo ke rumah teman kami, saat hari h ternyata teman tidak bisa di kunjungi karena suatu hal, akhirnya kami memutuskan pergi ke palembang.
Setelah semua sudah deal, kami mulai melakukan perjalanan menuju palembang bersama dengan ustadz, enam orang dalam satu mobil.
Diawal perjalanan semua lancar, dari jambi ke palembang sekitar 6 jam. Disitu kami lewati hanya saja banyak jalan masih jelek karena belum ada perbaikan tapi itu menjadi tantangan bagi kami. Perjalanan menuju palembang kami mulai siang hari dan perjalanan tersebut sambil kami merenungi kehidupan dan kadang berdiskusi dengan ustadz seputar masalah yang kami hadapi dan perlu di diskusikan.
Berikut ini adalah suasana di palembang setelah kami sampai di palembang kami sampai saat malam hari malam sabtu. Tepatny 28 desember 2018.
sampai disana ban kami sempat bocor, masih baru sampai.. setelah modil diperbaiki kami mulai melakukan perjalanan lagi. Rute yang kami lakukan pertama kali menuju stadion jaka baring.
ini foto yang di ambi saat melewati jembatan ampera, saah satu  ikon kota palembang.





































Kemudian kami menaiki lrt, kereta listrik yang halus suaranya dan sangat modern serasa seperti di jepang, sekitar sejam kami lalui, akhirny kami hanya bolak baik saja di kreta hanya untuk uji coba gaess,
Setelah itu kami menuju pulau kemaro,salah satu destinasi wisata alembangg, seru sekali  suasananya sampai di ulau itu disana terdapat sebuah menara dengan bentuk bangunan cina, disitu juga terdapat sejarah mengenai puau tersebut dan kaitanya dengan sejarah palembang.